Saham Intel Naik 24%, Tertinggi Sejak 1987
Teknologi

Saham Intel Naik 24%, Tertinggi Sejak 1987

27 April 2026
Admin BPTI UHAMKA
5 menit baca
Saham Intel mencatat lonjakan signifikan pada pertengahan hingga akhir April 2026 dengan kenaikan harian mencapai 24%, menjadi yang tertinggi sejak 19

Saham Intel mencatat lonjakan signifikan pada pertengahan hingga akhir April 2026 dengan kenaikan harian mencapai 24%, menjadi yang tertinggi sejak 1987. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya optimisme investor terhadap tanda-tanda kebangkitan Intel di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Sepanjang tahun ini, saham Intel telah menguat lebih dari 100%, melanjutkan tren positif sejak 2025. Performa tersebut menjadi sinyal pemulihan setelah perusahaan sempat mengalami tekanan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk penurunan kinerja dan ketatnya persaingan di industri semikonduktor global.


Di bawah kepemimpinan CEO Lip-Bu Tan, Intel mulai menunjukkan perbaikan yang konsisten, baik dari sisi keuangan maupun arah strategi bisnis. Manajemen baru dinilai mampu mengembalikan kepercayaan investor serta mendorong Intel kembali fokus pada pengembangan teknologi dan ekspansi di sektor AI yang sebelumnya tertinggal dari kompetitor.
Dari sisi kinerja, Intel mencatat pertumbuhan pendapatan pada kuartal pertama tahun ini, melampaui ekspektasi pasar. Kinerja positif ini ditopang oleh peningkatan signifikan di sektor pusat data, seiring tingginya kebutuhan unit pemrosesan pusat (CPU) untuk mendukung pengembangan dan operasional teknologi AI di berbagai industri.


Selain itu, permintaan terhadap infrastruktur komputasi berbasis AI yang terus meningkat turut menjadi katalis utama bagi pertumbuhan bisnis Intel, khususnya dalam penyediaan solusi server dan data center.
Meski demikian, sejumlah analis masih menyoroti tantangan ke depan, terutama terkait keberhasilan teknologi manufaktur chip generasi berikutnya yang tengah dikembangkan Intel. Teknologi ini dinilai akan menjadi faktor kunci dalam menentukan daya saing perusahaan dalam jangka panjang di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Image Search by : Tom’s Hardware & REUTERS/Mike Blake

Sumber: CNBC Indonesia